Berkah di Pasar Gasing

Sejumlah penjual di Pasar Gasing, Kec. Muara Padang, Banyuasin, Sumatera Selatan, banyak yang sudah maju. Bahkan sudah ada yang bisa membeli mobil. Ini salah satu bukti bahwa pelaksanaan program PNPM Mandiri Perdesaan memiliki manfaat nyata.

Continue Reading February 4, 2009 at 4:36 am Leave a comment

Kekuatan Tradisi ‘Baololong’

Di NTT, khususnya Flores Timur, terdapat upacara adat ‘Baololong’. Upacara ini biasanya dilakukan setiap akan memulai atau mengakhiri suatu kegiatan, untuk meminta restu atau kekuatan dari ”Yang Maha Tanah Ekan” atau Sang Pencipta Alam. Mereka percaya, dengan ‘Baololong’, pekerjaan dapat diselesaikan dengan aman, cepat, dan damai. Bagaimana dampaknya terhadap pelaksanaan program?

Continue Reading February 4, 2009 at 4:26 am Leave a comment

Surga di Dusun Neraka

Di Kecamatan Tanimbar Selatan, Kab. Maluku Tenggara, Maluku, ada sebuah dusun yang disebut “Dusun Neraka”. Tanahnya begitu tandus dan berkarang. Untuk keperluan minum dan mandi sehari-hari, warga harus berjalan berkilo-kilo meter. Dulu, warganya pun dikenal keras dan kurang bersahabat. Bagaimana kondisinya, setelah mengenyam program PNPM-Perdesaan?

Continue Reading February 4, 2009 at 3:43 am Leave a comment

‘Kami Juga Tahu Kolektibilitas’

Ada rasa gembira dan haru melihat peningkatan keterampilan dan pengetahuan warga di Ayamaru, sebuah distrik di Sorong Selatan, Irian Jawa Barat, yang cukup sulit ditempuh. Hal itu nampak setelah mereka belajar dan bekerja bersama program. Mereka sangat familiar dengan istilah-istilah seperti transparansi, akuntabilitas, desentralisasi, kolektibilitas, dll. Banyak kisah menarik lain dari ujung pulau kepala burung itu.

Continue Reading February 4, 2009 at 3:16 am Leave a comment

Tetap Komit Bayar Pijaman

Meski didera rasa kuatir karena “ancaman” meletusnya gunung Merapi, namun para pemanfaat dana Simpan Pinjam kelompok Perempuan (SPP) di Kecamatan Kemalang, Klaten, Jawa Tengah, tak melupakan tanggung jawabnya. Di sela-sela proses evakuasi, medio Mei 2006, seorang ibu berujar, “Pak, bagaimana angsuran pinjaman saya. Kapan harus bayar…?” Bagaimana bisa begitu…?

Continue Reading February 4, 2009 at 2:48 am Leave a comment

Cara Kerja Program

PNPM Mandiri Perdesaan dinilai sebagai program pemberdayaan masyarakat yang tepat sasaran. Program ini menempatkan masyarakat sebagai motor penggerak pembangunan di desanya. Guna mencapai itu, program ini dilaksanakan melalui upaya-upaya pemberdayaan dan partisipasi masyarakat di perdesaan, serta peningkatan kapasitas, mulai dari tahapan sosialisasi, perencanaan, penentuan jenis kegiatan, proses pelaksanaan, pengelolaan kegiatan dan dana, serta pemeliharaan hasil kegiatan. Upaya-upaya tersebut dilakukan melalui tahapan-tahapan kegiatan berikut:

Sosialisasi dan penyebaran informasi program. Baik secara langsung melalui fórum-forum pertemuan maupun dengan mengembangkan/ memanfaatkan media/ saluran informasi masyarakat di berbagai tingkat pemerintahan
Proses Partisipatif Pemetaan Rumahtangga Miskin (RTM) dan Pemetaan Sosial. Masyarakat bersama-sama menentukan kriteria kurang mampu dan rumahtangga miskin/ sangat miskin (RTM) di lingkungannya. Masyarakat juga difasilitasi untuk membuat peta sosial desa agar lebih mengenal kondisi sesungguhnya dari desa mereka. Peta sosial ini berguna untuk mengagas masa depan desa (MMDD) dan penggalian gagasan untuk menentukan kegiatan paling dibutuhkan, serta untuk mendukung kegiatan pembangunan dan pemantauannya
Perencanaan Partisipatif di Tingkat Dusun, Desa dan Kecamatan. Masyarakat memilih Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa/KPMD (satu laki–laki, satu perempuan) untuk mendampingi proses sosialisasi dan perencanaan. KPMD ini membantu mengatur pertemuan kelompok, termasuk pertemuan khusus perempuan, untuk melakukan MMDD dan penggalian gagasan berdasarkan potensi sumberdaya alam dan manusia di desa masing-masing. Masyarakat bermusyawarah membahas kebutuhan pembangunan di desa dan menentukan jenis kegiatan yang paling prioritas. Usulan/ gagasan masayarakat ini akan menjadi bahan penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa. PNPM Mandiri Perdesaan menyediakan tenaga konsultan pemberdayaan dan teknis di tingkat kecamatan dan kabupaten untuk membantu sosialisasi, perencanaan dan pelaksanaan kegiatan
Seleksi Kegiatan di Tingkat Desa dan Kecamatan. Masyarakat melakukan musyawarah di tingkat desa dan kecamatan untuk memutuskan jenis kegiatan paling prioritas dan layak didanai. Musyawarah ini terbuka bagi segenap anggota masyarakat untuk menghadiri dan memutuskan jenis kegiatan prioritas tersebut. Keputusan akhir mengenai kegiatan yang akan didanai, diambil dalam forum musyawarah antar-desa yang dihadiri oleh wakil–wakil dari setiap desa dalam kecamatan yang bersangkutan. Pilihan kegiatan adalah open menu, kecuali yang tercantum dalam daftar larangan (negative list), dan usulan masyarakat yang belum terdanai akan menjadi bahan dalama Forum Satuan Kerja Perangkat Daerah/SKPD
Masyarakat Melaksanakan Kegiatan Mereka. Dalam forum musyawarah, masyarakat memilih anggotanya menjadi Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) untuk mengelola kegiatan di desa, mulai dari administrasi dana, pengadaan alat/bahan dan jasa tenaga kerja. Fasilitator Teknis PNPM Mandiri Perdesaan mendampingi TPK dalam mendisain prasarana, penganggaran kegiatan, verifikasi mutu dan supervisi. Tenaga kerja yang terlibat dalam pembangunan sub-proyek di setiap desa merupakan warga desa itu sendiri
Akuntabilitas dan Laporan Perkembangan. Selama pelaksanaan kegiatan, TPK harus memberikan laporan perkembangan kegiatan dalam pertemuan terbuka, minimal dua kali, yakni sebelum program mencairkan dana tahap berikutnya dan pada pertemuan akhir (dimana TPK akan melakukan serah terima kegiatan kepada desa, serta badan operasional dan pemeliharaan kegiatan). Pelaku program di desa juga difasilitasi untuk mempertanggung-jawabkan kegiatan dengan mempublikasikan berbagai berita acara, keputusan, penggunaan/kondisi dana, serta perkembangan kegiatan melalui Papan Informasi

February 3, 2009 at 9:17 am Leave a comment

Pengelolaan Program

Program pemberdayaan masyarakat terbesar di tanaha air ini berada di bawah binaan Direktorat Jenderal Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Departemen Dalam Negeri. Dalam Ditjen ini terdapat Satuan Kerja PNPM Mandiri Perdesaan yang dilengkapi dengan Sekretariat Nasional PNPM Mandiri Perdesaan, yang bertanggung jawab untuk mengelola dan membina pelaksanaan program ini.

Program ini diperkuat oleh Tim Konsultan yang ditempatkan mulai dari tingkat desa sampai tingkat nasional, serta tim koordinasi pemerintah yang juga terdiri dari berbagai departemen terkait mulai dari tingkat nasional, provinsi dan kabupaten.

Dalam pelaksanaannya, Tim Konsultan bertugas memberikan pendampingan, peningkatan kapasitas dan bantuan teknis bagi masyarakat, serta pemantauan dan pengawasan; sedangkan Tim Koordinasi diharapkan dapat mendukung pelaksanaan program dari sisi administrasi keproyekan, pemantauan dan pengawasan.

Di tingkat nasional, ditempatkan sejumlah konsultan dengan spesialisasi tertentu, demikian pula di tingkat Provinsi. Sedangkan di tiap Kabupaten, ditempatkan Fasilitator Kabupaten dan Fasilitator Teknik Kabupaten; di tingkat Kecamatan ditempatkan Fasilitator Kecamatan dan Fasilitator Teknik Kecamatan; dan di setiap desa diperbantukan Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kader Teknik. Guna membantu peningkatan kapasitas, ditempatkan Spesialis Training Regional yang bertugas membina beberapa Provinsi; sedangkan untuk meningkatkan kinerja UPK, ditempatkan Konsultan Pendampinng UPK yang bertugas membina UPK di beberapa kabupaten.

February 3, 2009 at 9:06 am Leave a comment

Older Posts


Categories

Recent Posts


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.